Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Monday, February 23, 2015

Financing Your Plan : Sukuk Ritel 007

Everyone must have  had a plan in his/her life. Plan itself is not gonna be real without finance. How much and where will you get the finance is an important part of planning your life. I didn't realize the detail so much until i have my own family. 

Saving is a basic financial planning, the first kind of financial instrument a person knows. But, can it helps you to reach your plan? 
Actually, it does not help much. It doesn't catch the inflation rate, though you still need to have a saving for urgent case that needs cash in hand.

Saving, deposits, gold, stocks, property, sukuk, insurance are several kind of financial instruments (investment). The diversion on the instruments is important on financing the plan, because each one of it has their own time to make an expected finance result.

The Government now is opening sukuk ritel for public. For your information, sukuk is not avalaible all the time and only have three years time of investment. Sukuk ritel 007 is the current one and will be closed in early March 2015. It has 8,25% profit sharing per year. The question is, what's your plan on the next three years? One of the example is education planning. Maybe your children will have to go to elementary school in the next three years. If you already have the education budget for your children, this investment will help you to catch the increase of educational cost in the next three years. 

If you have another plan, it is better to know the increase rate of the finance per year. It is important point to decide your financial instrument you will use, to put your money. Does sukuk will help or not? 
But, if you does not have idle money to be used in the next three years, it is wise enough not to push yourself on the investment.
So, make your plan and don't forget financing the plan to make it happen :) 



Saturday, October 16, 2010

Kelas Laktasi Dadakan

Dear Readers,
Kali ini ingin berbagi tentang aktifitasku ketika bekerja kembali setelah cuti melahirkan. Hanya ada satu aktifitas tambahan, yaitu memerah asi. Aktifitas ini dilakukan demi memenuhi kebutuhan asupan asi sang buah hati di rumah. Biasanya, para ibu di kantorku melakukan aksinya di toilet (restroom bahasa kerennya) kantor. Untungnya toilet kami sudah masuk kategori office tower bintang lima, kalau tidak, gak akan mau kita perah asi disana. Alhamdulillahnya lagi, terdapat lima orang ibu menyusui (sudah termasuk saya) ketika masuk kembali, sehingga kami sering melakukan aktifitas bersama-sama di sebuah ruangan bernama studio dan ruang make-up. Ruangan tersebut adalah ruangan kosong yang tidak digunakan oleh karyawan, sehingga bisa kami gunakan untuk mengisi botol-botol cinta untuk anak kami. Mimpi kami, memiliki ruangan yang benar-benar khusus diperuntukkan bagi ibu menyusui, semacam ruang menyusui. Ruang tersebut sebenarnya sudah disediakan di wisma mulia lantai.17 tapi itu disebrang gedung city plaza dan menghabiskan waktu jika harus kesana terlebih dahulu. Baru saja diketahui kalau di gedung indosat, terdapat ruang menyusui yang difasilitasi  tiga atau empat set alat pumping elektrik, LCD TV, kulkas dll. Wow, perlu dapat apresiasi dari AIMI nih :).
Satu mimpi lagi adalah membuka day care di sekitar kompleks wisma mulia, pasti laku, namun terhambat dana dan banyak faktor untuk merealisasikannya. Inginnya terus bersama anak di rumah, namun masih belum bisa karena plan A belum terpenuhi, maka kami memilih plan B. Selain itu, saya masih percaya mengasuh anak bukan tentang bagaimana caranya tetapi bagaimana kita, orang tua mengupgrade diri sendiri karena otomatis itulah yang akan membentuk anak kita kelak. Jadi, sekali lagi, selama plan A belum terpenuhi, plan B dulu deh dijalani. Plan yang masih bisa menyumbang upgrade diri dan keluarga.

afternoon hangout with the pumping group before tina's maternity leave


Luluk Lely Soraya, ya kami sudah mengenalnya sebagai vendor di perusahaan kami, namun siapa sangka kalau ternyata beliau adalah duta ASI WHO yang sering melakukan kampanye asi ke berbagai daerah. Beliau juga seorang administrator sebuah milis yang anggotanya banyak dan aktif, ilustrasinya, ketika saya bergabung di milis tersebut, ribuan email langsung memenuhi inbox email saya. Milis tersebut adalah milis sehat yang juga berupaya untuk merasionalkan penggunaan obat di Indonesia yang masih irrasional,contohnya penggunaan puyer yang sudah dilarang diseluruh dunia, tapi masih ada saja di Indonesia, memprihatinkan sekali :(. 

Ketika beliau berkunjung ke meja, langsung saja ditodong oleh salah seorang group pumping kami untuk melakukan kelas laktasi dadakan, sambil praktek sedikit tentunya. Di ruang studio, kami melakukan kelas laktasi dadakan yang singkat sekali namun padat, karena kami juga sudah dibekali ilmu laktasi sebelumnya. Informasi yang lebih banyak didapat sebenarnya lebih ke keadaan perspektif masyarakat indonesia tentang asi. Bahkan, dokter anak pun belum memiliki kurikulum tentang asi, padahal bukankah itu makanan utama bayi ketika lahir? sekali lagi, memprihatinkan. Bagaimana hasilnya jika banyak orang tua menyerah memberikan asi, sementara beberapa petugas kesehatan tidak dibekali ilmu untuk meng-encourage para orang tua tersebut? Tugas kita masih banyak untuk mensosialisasikan asi untuk diberikan kepada anak minimal 6 bulan pertama dimasa kehidupannya di Indonesia. Untungnya saya dikenalkan oleh lingkungan yang pro asi, kalau tidak mungkin sudah terjerembab ke lembah susu buatan yang gizinya masih tidak lebih baik dari asi yang didinginkan. ASI itu unik, berbeda untuk setiap ibu dan berbeda untuk setiap umur pertumbuhan bayi, jadi jangan menyerah ya ibu-ibu... :)

Go Fight for ASI, readers :)
Cheers...

Monday, August 30, 2010

Bijak Menggunakan THR

Semenjak memiliki lebih banyak waktu di rumah, saya jadi lebih sering mendengar siaran berita di televisi. Entah kenapa sering sekali saya mendengar tema tema mengenai penggunaan THR, maklum, bulan Ramadhan selain identik dengan segala sesuatu yang bernuansa religi juga diidentikkan dengan adanya THR, tunjangan hari raya. Saya sempat bertanya, darimana ya cikal bakal THR ini? mungkin karena adanya momen mudik lebaran sehingga perusahaan mengakomodir karyawannya dengan pemberian THR ini. Kabarnya, PNS pada waktu silam tidak memasukkan THR dalam anggaran remunerasi pegawainya, jadi dana diambil dari anggaran pribadi masing-masing institusi, mungkin masih sampai sekarang(?). 

Jadi, ada apa dengan THR? terpicu oleh obrolan dengan salah satu teman mengenai manajemen keuangan dalam rumah tangga, momen THR ini saya rasa menjadi salah satu kesempatan untuk memenuhi amplop-amplop keuangan RT alias Rumah Tangga. 

Sikap konsumtif mewabah di Indonesia ketika Ramadhan datang. Benarkah??
Yaaa, kalau dilihat dari liputan-liputan di televisi, omset penjualan yang naik, ramainya penjual makanan dan pakaian, saya rasa memang demikian adanya. Ada yang berdalih, "toh setahun sekali". Well, kalau masih bisa dimanfaatkan untuk pundi pundi lain selain belanja pribadi, mengapa tidak? setahun sekali juga bukan kita mendapat tambahan berupa THR ini? :) 

Menurut saya, penggunaan THR dalam suatu keluarga sangat bergantung dari visi misi keluarga tersebut. Mungkin bukan visi misi yang sering kita lihat dalam organisasi, tapi lebih kepada perencanaan mau dibawa kemanakah keluarga kita dalam (setidaknya, dan bukan bermaksud meniru repelita :D ) lima tahun kedepan. Ah, tapi saya bukan ahli keuangan, jadi tidak bisa mematok nilai prosentasi dalam tiap amplopnya. 

Hutang (baik itu hutang kepada orang atau hutang cicilan) adalah satu yang utama untuk dilunasi. Kenapa? karena ketika hutang menipis, dana bisa dimaksimalkan untuk investasi atau menambah hutang yang lain :) (hutang cicilan untuk investasi maksudnya). Juga mengingat salah satu prinsip dalam islam juga yang menyebutkan bahwa tidak bisa kita makan enak sementara masih ada hutang yang belum terbayar. Merasa tersindir? semua orang rasanya akan merasa tersindir :D. Tapi, ada juga yang berpendapat bahwa tidak apa-apa hutang dibiarkan lama, sementara dananya bisa untuk diputar ke tempat yang lain yang menghasilkan dana tambahan, hmmm.. Sekali lagi saya belum menggali lebih lanjut antara hubungan prinsip islam mengenai hutang dan pemanfaatan hutang, mungkin ada tafsir yang lebih dari sekedar kalimat harfiahnya.

Oke, pertama hutang, kedua adalah investasi dalam bentuk apapun yang disukai, walaupun mungkin baru bisa berupa tabungan. Lebih besar nilai return investasinya, lebih besar pula resikonya. Kalau mau mencari investasi yang aman dan returnnya besar, biasanya butuh waktu lama. Jadi, disesuaikan dengan rencana RT kita tentunya. Mengenai jenis-jenis investasi, rasanya sudah banyak yang membahas, tinggal dipilih dipilih :). Baru terfikir oleh saya dua amplop yang dapat diisi ketika kita (mumpung) mendapat THR. Dua amplop tersebut tentunya setelah dikurangi amplop zakat dan sedekah demi bersih dan barokahnya harta kita.

Sekian uneg-uneg yang mau dikeluarkan, (mumpung) ga bisa tidur lagi setelah terbangun. Saatnya tidur lagi sebelum nanti bangun lagi menemani orang-orang makan sahur.

Monday, August 23, 2010

Motherhood I (Menyusui yuk...)

Dua bulan tiga hari adalah usia saya dalam dunia Ibu, tentunya belum cukup menjadikan saya seorang profesional mom. Namun, dua bulan tiga hari cukup untuk membuat saya berbagi pengalaman, terutama agar para new mom tidak melakukan kesalahan seperti yang pernah saya lakukan.

Common problem yang sering terjadi :

1. Problem Menyusui

Sebelum melahirkan, saya selalu diwanti-wanti teman kantor untuk memberikan asi eksklusif. Kenapa?
Mengutip dari william sears, M.D. dalam bukunya the baby book "air susu manusia untuk bayi manusia adalah sungguh masuk akal!", begitu juga Hiromi shinya,M.D dalam bukunya the miracle of enzym,berpendapat bahwa "susu sapi hanya untuk anak sapi" (oops).
Lagi-lagi saya setuju dgn dr.sears bahwa tampaknya mudah untuk beralih ke susu formula,ketika melihat perjuangan ibu untuk memberikan asi pada awal kelahiran. Setidaknya itu yang saya alami, derai air mata turut mengiringi proses pemberian asi karena khawatir tidak berhasil, walau mungkin efek dari baby blues juga(kondisi ibu yang tiba2 sedih dan menangis karena hormon pasca melahirkan).
Langsung saja,berikut adalah persiapan dan masalah yang mungkin terjadi.
- siapkan baju menyusui (baju yang memiliki kancing atau resleting di depan), bra menyusui plus breast padnya, pompa asi (alat perah asi, jaga jaga bila asi sudah keluar namun bayi belum bisa menyusui, untuk menghindari bengkak dan mastitis pada PD)
Biasanya pompa disediakan oleh rumah sakit. Tapi saran saya,lebih baik mempelajari cara perah asi dengan tangan sebelum membeli pompa asi. Perah dengan tangan lebih simpel, tidak perlu sterilisasi alat, murah dan tidak sakit. Caranya bisa dicari di google atau youtube dengan kata kunci teknik marmet.
- Manfaatkan secara maksimal jasa suster untuk memperlancar proses menyusui.
Jangan sungkan sungkan ya, kalau perlu datangi konsultan laktasi di kota anda.
- Tahan godaan memberikan susu formula kepada bayi, karena bayi mampu "puasa" selama tiga hari. Terus lakukan usaha pemberian asi secara langsung atau asi perahan. Jika asi belum keluar,terus susui bayi anda karena akan merangsang keluarnya asi.
Jangan lupa dorongan dari keluarga agar sang ibu tidak mudah menyerah,mengingat kondisinya yang masih lemah.
- Siapkan donor asi, bila perlu. Mengenai donor asi, bisa didiskusikan dengan suami terlebih dahulu. Pada beberapa orang tidak prefer menggunakan jasa ini mengingat efeknya di masa depan.
- Lakukan pijat PD dan kompres air hangat air dingin secara bergantian untuk memperlancar asi. Cara pijat disearch di youtube aja ya, agak sulit menjelaskannya disini.
- Untuk menghindari kasus flat nipple, lakukan perawatan nipple sejak hamil 7 bulan keatas. Caranya, bersihkan nipple dan tarik-tarik perlahan menggunakan baby oil.
- Lecet pada nipple wajar terjadi pada minggu minggu awal menyusui,karena lidah bayi masih kasar. Solusinya, selalu oleskan asi sebelum dan sesudah menyusui serta angin anginkan sebentar setelah menyusui,cara ini yang paling efektif untuk saya. Ada beberapa cream yang mungkin membantu, semisal momilen, kamilosan dan medela purelan. Silahkan pilih cara yang paling disukai. Selebihnya, memang harus ditahan walau menyusui sambil nangis menahan sakit :-D,demi manfaat yang abadi. Untuk bayi laki laki kabarnya lebih kuat nyusunya, sehingga lebih berpeluang lecet, setidaknya itu hasil survey saya sendiri terhadap teman-teman. Siapkan mental saja ya Bu.
- Lakukan perlekatan (latch on) yang tepat, yaitu mulut bayi terbuka maksimal sehingga bayi menyusu pada bagian aerola bukan pada nipple saja, perut bayi head to head dengan perut ibu.
- Jika terjadi bengkak atau bahkan mastitis pada PD anda, lakukan pijat dan kompres lalu perah. PD yang bengkak harus diperah atau disusui,jika tidak,bisa menjadi mastitis yaitu bengkak,sakit jika disentuh disertai demam, sangat tidak nyaman tentunya.
- Selain tekad dan niat yang kuat, dukungan keluarga terutama suami sangat penting dalam proses pemberian asi. Jika tidak, jangan heran kalau bayi anda tidak pernah merasakan ASI yang merupakan hak bayi tentunya.
- Terakhir, ikuti milis yang dapat membantu anda menemukan jawaban detail atau sekedar curhat seputar masalah penyusuan. Fyi, milis yang saya ikuti adalah asiforbaby, monggo disubscribe :-).

Sekian dulu sharingnya, baru bisa berbagi tentang menyusui. Agak susah cari waktu khusus, akhirnya ngeblog di hape, seru juga ternyata.
Alhamdulillah masih bisa berbagi walau sambil menyusui :-D
Tetep semangat untuk para new mom!

Saturday, June 27, 2009

Medical Informatics itu ...

DEFINISI

Health informatics or medical informatics is the intersection of information science, computer science, and health care. It deals with the resources, devices, and methods required to optimize the acquisition, storage, retrieval, and use of information in health and biomedicine. Health informatics tools include not only computers but also clinical guidelines, formal medical terminologies, and information and communication systems

Terjemah :
"Informatika kesehatan atau informatika kedokteran adalah ilmu yang mengaitkan ilmu pengetahuan informasi, komputerisasi, dan kesehatan. Ilmu ini menangani sumber daya, alat dan metode yang dibutuhkan untuk mengoptimisasi penyimpanan, penerimaan dan penggunaan informasi pada bidang kesehatan dan pengobatan. Aplikasi pada informatika kedokteran dapat berupa aplikasi komputer, guideline, terminologi kedokteran, dan sistem informasi dan komunikasi di arena kedokteran.

Informatika kedokteran (atau informatika kesehatan) adalah disiplin yang berkaitan erat dengan pemanfaatan komputer dan teknologi komunikasi di bidang kedokteran. Edward H. Shortliffe mendefinisikan informatika kedokteran sebagai berikut: "Disiplin ilmu yang berkembang dengan cepat yang berurusan dengan penyimpanan, penarikan dan penggunaan data, informasi, serta pengetahuan biomedik secara optimal untuk tujuan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan”. Pakar informatika kedokteran lainnya, Haux mengatakan dengan istilah "systematic processing of information in medicine"

AREA PADA INFORMATIKA KEDOKTERAN

Menurut Shortliffe, subdomain dalam informatika kedokteran (atau kesehatan) adalah sebagai berikut:

* Bioinformatika bekerja pada proses molekuler dan seluler. Riset dan aplikasi bioinformatika memfasilitasi upaya-upaya rekayasa genetik, penemuan vaksin, hingga ke riset besar tentang human genome project.

* Medical imaging (informatika pencitraan) mengkaji aspek pengolahan data dan informasi digital pada level jaringan dan organ. Kemajuan pada sistem informasi radiologis, PACS (picture archiving communication systems), sistem pendeteksi biosignal adalah beberapa contoh terapannya.

* Informatika klinis, yang menerapkan pada level individu (pasien), mengkaji mengenai berbagai inovasi teknologi informasi untuk mendukung pelayanan pasien, komunikasi dokter pasien, serta mempermudah dokter dalam mengumpulkan hingga mengolah data individu.

* Informatika kesehatan masyarakat yang berfokus kepada populasi untuk mendukung pelayanan, pendidikan dan pembelajaran kesehatan masyarakat.

MEDICAL INFORMATICS DI BERBAGAI NEGARA

Diakui, hingga saat ini pusat perkembangan informatika kedokteran berada di Amerika Serikat. Dengan dukungan National Library of Medicine (NLM) yang memberikan grant bagi institusi untuk mengembangkan program pendidikan serta riset informatika kedokteran, disiplin baru di kedokteran tersebut berkembang dengan pesat di AS. Kini, puluhan program S2 informatika kedokteran diselenggarakan di AS. Selain di AS, program graduate informatika juga dikembangkan di negara Eropa, di antaranya Belanda, Jerman, Perancis, dan Swedia.

Di wilayah Asia Pasifik, baru Australia, Jepang, dan Korea yang sudah memasukkan informatika kedokteran dalam kurikulum pendidikan dokter. Namun, di wilayah lain seperti Eropa, sama sepert AS, informatika kedokteran sudah menjadi bagian dalam kurikulum pendidikan dokter dengan berbagai variasi. Di Jepang, informatika kedokteran sudah menjadi bagian dari departemen klinik, karena peranannya yang besar sebagai decision support system untuk pengambilan keputusan medik serta sistem informasi rumah sakit. Sementara, di Bosnia Herzegovina, informatika kedokteran masuk ke dalam bagian non-klinik atau public health. Ada kecenderungan bahwa semakin maju perkembangan dan riset informatika kedokteran, posisinya di lingkungan klinik akan semakin diterima.

MEDICAL INFORMATICS di INDONESIA

Indonesia merupakan Negara yang aktivitas kedokteran informatikanya sering luput dari percaturan di dunia. Meskipun banyak kegiatan dalam bidang ini yang telah dilakukan oleh praktisi-praktisi di Indonesia, tetapi pelaporannya ke organisasi seperti APAMI/IMIA masih sering on-off. Kadang-kadang dilaporkan, kadang-kadang tidak. Oleh karena itu, sampai berita ini diturunkan status Indonesia masih dianggap sebagai pengamat atau observer saja. Mudah-mudahan ke depan, Indonesia bisa tetap eksis untuk selalu melaporkan aktivitasnya sehingga bisa memperoleh dukungan dari APAMI (Asia Pasific Association for Medical Informatics) maupun IMIA (International Medical Informatics Association)

*dari berbagai sumber
Source :
-- wikipedia --
-- http://www.tempo.co.id/medika/arsip/062001/pus-3.htm --
-- http://www.info-dokter.com//index.php?option=com_content&task=view&id=25&Itemid=1 --

OPINI PENULIS

Seiring dengan banyak terjadinya malpraktek, kritikan terhadap pelayanan rumah sakit baik itu terhadap elemen yang terdapat di dalamnya (perawat, dokter), maupun pelayanan sarana prasarana , diperlukan sebuah ekosistem dunia kesehatan di Indonesia yang dibantu oleh sebuah sistem pendukung pengambilan keputusan medik ataupun guideline komprehensif pelayanan kesehatan yang dapat dijadikan pedoman bagi seluruh pelayan kesehatan di Indonesia.

Ketika kasus Prita dengan rumah sakit OMNI menjadi perhatian bagi masyarakat, terlihatlah betapa "berantakannya" dunia kesehatan di Indonesia. Bahkan, momen ini dijadikan alat untuk mendesak segera diselesaikannya Undang Undang keperawatan di Indonesia yang tidak kunjung selesai dengan ancaman para perawat akan melakukan aksi mogok kerja. Yang lebih mengejutkan lagi adalah kenyataan bahwa rumah sakit OMNI yang dengan leluasanya menggunakan label internasional padahal belum lulus uji kelayakan untuk dikatakan rumah sakit bertaraf internasional.

Dari keempat area informatika kedokteran diatas, tampaknya masih jauh untuk dapat memajukan bioinformatika di Indonesia. Adalah sebuah mimpi besar tercapainya pengobatan penyakit keturunan dengan penelitian yang mengawinkan ilmu bioteknologi dan bioinformatika di negeri ini. Kalimat tersebut bukanlah sebuah kalimat pesimis, namun berkaca pada realita yang ada, sehingga tampaknya Indonesia baru bisa memulai kemajuan ilmu pengetahuan ini pada dua area terakhir. Mampukah kita menjawab tantangan ini? Informatika kedokteran adalah ilmu yang memiliki peluang untuk terus berkembang pesat kedepannya. Indonesia, jangan sampai ketinggalan :)

Sunday, June 21, 2009

a Business Process

Few weeks ago, i followed a validation of IT Business Process (specified for my company) workshop held by HR.

Along the workshop, we were explained about framework for TelCo business process. This is new thing for me, since i only know one framework, SDLC (Software Development LIfe Cycle) for software development framework.

eTOM is a standard business process for telecommunication industry. In the other words, it is a framework for telecommunication industry.
Not intending to proud IT Dept in our company, we are a step ahead on implementing a standard business process of our jobs, called ITIL (IT Infrastructure Library), a framework for IT-Telco (there will be different framework for another IT). Meanwhile, the company itself is just about to implement eTOM, which ITIL should be a part of it.
The goal is to simplify, make an efficient and effective of process in a company, which refer to the company continuity.




I am thinking of making a framework for my life,, hohoho.. maybe there are several process es should be erased or simplified. Can you define a standard process of a human life ? Let say, eating, sleeping, doing sport, entertaining, working, praying, metabolism process or we can add learning. we can breakdown the process into deeper level by defining what kind of suplement in the food, what kind of sleep, what kind of entertain which give you a positive effect, how is the metabolism should be worked based on body consumption, etc, etc.. And like a financial planning, which is mapped the money input and output, we can put a percentage to the process mapped into 24 hours of time.
Or maybe, you can make a framework of your family that can be breakdown into SOP (Standard Operational Procedure) and jobdesk to every member of a family. It should be unique for each family. Sounds good to be tried, maybe we will have an efficient and effective life ever.

Friday, April 24, 2009

Cost of Waiting

Have you ever count how much the cost of waiting?
Is it relative or countable?


Waiting consists of several element :
1. Time, (of course)
2. Energy
3. money
4. opportunity

If you want to count waiting as Speed for wireless browsing, you can count the cost to get the HSDPA speed compare to GPRS one. Here are the cost (all in rupiahs) :
1. Modem : around 1.5 million
2. Space to get HSDPA Network :
a. Lucky if you are already in the network : 0
b. You need to go to somewhere else which is costed, let s say : 20 thousand (for around Jakarta
c. It is very rare to get 3.2 Mbps, unless you don't want to share your network to other. But if you are very rich, you can get your own BTS costed : (anyone can help? i don't know the cost). We can ignore this, only "crazy" person will do this solution
3. The cost of the service : 125 thousand (Telkomsel Flash unlimited and if you already have HALO card)

So, the cost of waiting based on wireless speed internet connection is around 1,645 million rupiahs.

Waiting is 1,645 million rupiahs

Another comparison, waiting in the middle of traffic jam while you are going home to coastal areas of Jakarta from the central of Jakarta.
The cost is :
1. House pricing around the central of Jakarta, let say : 1 billion
2. or maybe, you need a Helicopter to get home, so you need :
a. a Helicopter
b. a Helipad
c. Helipad parking in the office
d. The gasoline
For this option, i am so sorry, cause i dont have the data. But it seems impossible for human in general, so let s just forget this cost.

The minimum cost for waiting based on traffic jam is 1 billion rupiahs.

Waiting is 1 billion rupiahs.

We can't have a default cost for waiting. But it doesn't mean we can't count it. We can do count by analyze the cost to our body. Waiting for the browsing page show up and waiting in the traffic jam cause something to our body called stress. How much this stress effects our body functionality? How much the DNA mutated caused of waiting?
And the cost is how we can get all the loss body functionality back and how the DNA combination comes back to where it is.
I think we can take this as first formula cost of waiting. So, who want to be the first to count?
Or maybe, there already the one who made up to count, scientifically.

We need this formula. Our country need it. So, next time, if you want to wait or make someone else waiting, you can count it and compare between the cost and the result. If it is profitable, then just wait :) if it is not, why you have to wait?

Thursday, April 9, 2009

Hingar Bingar Pesta Demokrasi

Tak terasa, lima tahun sudah berlalu semenjak terakhir saya memilih para wakil rakyat. Hasilnya? mungkin tidak terlalu signifikan, kurang revolusioner. Tapi kalau menginginkan sesuatu yang revolusioner harus ada pengorbanan yang luar biasa. Selain itu, memerlukan momentum yang luar biasa pula. Contohnya? Tragedi Mei 1998, tapi sayang sekali kurang termanfaatkan dengan baik sehingga hasilnya kurang terasa saat ini. Walaupun, ketika momentum itu terjadi, saya hanyalah seorang anak SMP yang tidak tahu dunia politik. Yang saya ingat Soeharto akhirnya turun dan Pak Habibie salah pidato :). Yang saya ingat saya hanya bisa berdiam diri dirumah dengan kondisi mencekam khawatir kerusuhan menghinggapi daerah saya. Satu hal lagi yang saya ingat, kakak saya terjebak di perjalanan pulang ke rumah sepulang sekolah dan Alhamdulillah tidak terjadi apa -apa padanya.

Kali ini, pemilu pertama dengan metode baru, mencontreng. Apakah ini sebuah kepedean pemerintah bahwa masyarakat Indonesia sudah bisa baca tulis semua? sudah terbiasa menggunakan alat tulis semua? Entahlah.
Kali ini pula, untuk lembaran DPRD di Jakarta memakan dua lembar kertas ukuran gigantium *berlebihan :) , yang ada di pikiran saya, partai kok makin banyak ya? apakah sekarang pemilu sudah menjadi momen pembukaan lapangan kerja di kursi dewan perwakilan? Kalau melihat renumerasi yang ditawarkan, lumayan juga, cukup untuk menggantikan penghasilan para artis sehingga mereka mau meninggalkan dunia keartisannya demi kursi kursi itu. Tapi, apakah karena itu? Entahlah *untuk kedua kali.

Yang jelas saya sangat sedih melihat teman-teman saya yang tidak memperoleh hak mereka untuk menyuarakan aspirasinya. Satu suara sungguh berarti, karena banyak kemungkinan dari satu suaru itu, dipergunakan, disia-sia kan, atau digunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Meminjam istilah teman saya, mereka yang tidak mendapatkan hak pilih tapi ingin memilih adalah orang-orang yang dipaksa GOLPUT.
Adakah sistem yang memungkinkan perantau memperoleh hak suaranya?
Adakah sistem yang memungkinkan pemilih menggunakan hak suaranya berdasarkan tempat tinggalnya saat itu?

Saya mengerti, Indonesia adalah sebuah negara yang memiliki wilayah sangat luas dan terdiri dari pulau-pulau. Saat otonomi daerah mau diberlakukan, saya sangat senang mendengarnya. Akan tetapi, siapkah para SDM di tiap daerah tersebut? Bagaimana dengan konsep negara bagian?
Jika SDM sudah siap dan tersebar merata, saya akan menyambutnya dengan senang hati. Jakarta tidak akan lagi terkenal dengan kemacetan dan polusinya, lengkap dengan asesoris peminta mintanya.
Dengan demikian, saya akan tenang bekerja di Jakarta :)

Sebuah PR besar untuk Indonesia.

Friday, January 23, 2009

Realitas Maya

Realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imajinasi

Tampaknya ada yang perlu diperbaiki dari definisi diatas, karena komputer bukan satu-satunya wadah bagi realitas maya. Handset sekarang sudah menjadi hal umum untuk mengakses dunia maya, bahkan dengan tersedianya blackberry dengan imejnya yang always connected.

Melihat behavoiur yang terjadi belakangan di lingkungan sekitar, realitas maya bahkan bisa dikatakan versi teknologi dari teman khayalan. Teman khayalan adalah istilah dalam psikologi yang mengartikan adanya seseorang yang hanya terlihat oleh satu orang dan tidak terlihat oleh orang lain. Oleh karena itu, ia disebut teman khayalan. Kondisi ini biasanya dialami pada masa kanak-kanak. Dengan adanya fasilitas realitas maya ditambah lagi perkembangan teknologi handset yang begitu pesatnya, kita bisa mendapatkan teman dimanapun kapanpun tanpa perlu mengeluarkan effort yang begitu besar. Facebook adalah satu contoh yang dapat memanfaatkan celah kelemahan manusia yang ternyata membutuhkan "teman khayalan" di seluruh masa hidupnya, hingga menghasilkan keuntungan yang tidak sedikit. Pada awalnya, beberapa teman hanya memanfaatkan games-games bagus yang disediakan aplikasi tersebut untuk kemudian bersaing dalam poin. Kemudian berkembang menjadi jalinan pertemanan via internet yang lebih intensif, fungsi update status menjadi salah satu yang paling digemari saat ini.
Sebutlah contoh lain lagi, Yahoo Messenger ataupun Plurk (yang sekarang terkoneksi juga dengan Facebook), membuat dunia semakin kecil, teman bisa diperoleh kapanpun dimanapun.

Semua itu berpangkal pada kondisi fitrah manusia yang membutuhkan teman. Ingat tamagotchi (A small electronic virtual pet)? games ini dulu begitu populer pada tahun 90an. Kurang lebih sama, menjadi teman dimanapun kapanpun.

Teknologi canggih tidak akan jauh jauh dari fitrah manusia. Jika ingin menghasilkan keuntungan yang besar, cukup berfikir sederhana dan memanfaatkan teknologi yang ada. Realitas maya akan selalu mendukung Anda untuk menghasilkan keuntungan yang sebesar2xnya. Hanya menunggu untuk dimanfaatkan.

(source for definition: wikipedia)

Wednesday, June 25, 2008

a TagLine



"Beautiful - Rich - Alone"
Ask Why



Maybe most of you confuse with those big HeadLine on my post. I found those words when i'm blogging several days ago. I think it is an interesting words. Simple but meaningful.
It was stated that the blogger saw it on a headline of Hollywood Magazine. I tried to browse, and then I found this.

I would'nt discuss about those three beautiful, rich and loneliness ladies. But, I try to figure it out, what kind of phenomena is happen currently.
I thought it is part of feminism, a new concept about women and men position. But later, i don't agree it is about feminism. And I started to think, is feminism comes from a disappointed feeling for men?

For simplifies, I will translate "beautiful - rich - alone" as a phenomena where girls don't get married. They feel comfort for their establishment of life and they don't think they need men. Men are only make ruin for their life. And, yes.. of course, so many bad guys out there who only used woman. It surely can happen if you see the world today. So many media showing a way on becoming junkers and so little media do the opposite.

More than that, so many stories about marriage failure where woman always become a fictim. Too fanatic or too ir-religion maybe the cause of it. They both are just the same, don't have a good understanding about religion, that is why people should choose their partner of life based on religion, where religion = good attitude (akhlakul karimah).

Understandable if the Headline shows up on a Hollywood Magazine, in a country which is not appreciate religion as a soul of life. And ladies, you don't have to be a part of lost communities who choose to live alone.. There are lots of fachries out there. Although i don't believe 100% of my sentence before :) , I just tried to tell there are still good guys out there, maybe not in front, beside, or around us. But there will be, if you willing to be good. Just trust to Allah.

Saturday, March 15, 2008

Jalanku ... Jalanmu...

"35 orang tewas akibat kecelakaan di jalan raya selama bulan januari-februari 2008"

Sebuah kalimat yang menarik perhatianku ketika sedang membaca novel laskar pelangi yang gak selesai-selesai kubaca.. Kalimat itu sangat menarik karena menyadarkanku akibat yang sangat ekstrem dari kerusakan jalan raya di ibukota akhir2 ini.

Kukira kerusakan jalan itu hanya membuat kemacetan semakin parah, dan membuat waktu perjalananku ke kantor semakin bertambah lama.
Ternyata, kerusakan itu juga merenggut nyawa pengguna jalan raya.
Bahkan, peristiwa tersebut terjadi di jalan raya gatot subroto, akibat tabrakan motor yang menghindari jalan berlubang dengan bus jurusan grogol-kpg rambutan.
Jadi, hati-hati ya buat teman-temanku yang melintasi jalan raya tersebut, karena kerusakan jalan bukan hal sepele. Apalagi banyak bus-bus besar yang agak ugal-ugalan juga melintasi jalur tersebut.

Kepada pihak yang bertanggungjawab, tolong bantu untuk mengatasi masalah yang satu ini. Entah bagaimana caranya, masalah wewenang atau apapun yang dikatakan pemimpin gubernur yang baru itu, yang kami mau hanya ada usaha untuk memperbaiki keadaan jalan yang semakin memburuk ini.

Setidaknya kaum yang melintasi jalan raya ini adalah orang-orang yang taat membayar pajak, walaupun ada yang dibayari oleh kantornya :)
Mohon pergunakan dana tersebut untuk kemaslahatan bersama.. 20% gitu loh..
Jika dibandingkan oleh zakat yang cukup dengan 2.5%, namun dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Jakarta.. Jakarta.. masalah baru selalu datang tiap tahunnya.
Semangat ya para abdi negara :) semoga amanah...


Sunday, January 13, 2008

Drawing The Earth

Betapa beruntungnya seorang arsitektur, mengapa? Karena dia mampu mewujudkan imajinasi-imajinasinya. Jika seorang pelukis mampu mengungkapkan imajinasinya pada sebuah kanvas putih,seorang arsitek mampu mengungkapkannya pada dunia.

Maka jadilah dunia ini kanvas bagi para arsitektur. Bangunan-bangunan unik,modern, maupun tradisional yang berada di sekeliling kita merupakan buah karya mereka. Suatu saat pernah ditayangkan pada sebuah stasiun televisi swasta mengenai bangunan-bangunan modern yang direncanakan dibangun di China untuk menyambut OLimpiade disana. Tampaknya China ingin mempercantik diri menyambut tamu-tamu dunia dengan lukisan-lukisan ‘real’nya. Pada acara tersebut diperlihatkan bangunan-bangunan modern-futuristik yang memakan biaya tidak sedikit dan tentunya dibantu oleh arsitek-arsitek terkemuka dari eropa.CMIIW. If I’m not wrong, dua diantaranya adalah bangunan kantor berita dan stadiun olah raga.

Sebenarnya,kita-kita yang awam terhadap ilmu arsitektur juga bisa menggambar dunia. Dengan apa coba?
Tapi sayangnya… ada saja orang-orang yang merusak gambar tersebut, dengan sampah-sampah yang dibiarkan begitu saja tergeletak di jalanan, dengan asap-asap yang membuat kabut putih tak bersahabat dan langit biru mengusam. Merusak gambaran indah dunia bisa dengan apalagi ya? Tapi tidak mengapa.. toh nanti ada anak-anak keturunan kita yang bisa memperbaiki itu semua. Biarkan saja sekarang kita melakukan apa yang kita mau, walaupun…. . Toh sekarang akibatnya belum besar-besar amat. Atau, mungkin masih bisa kita seimbangkan dengan juga melakukan pemeliharaan pohon, dengan tidak merusak tanaman. Betul tidak?

Whatever things you choose, you own it… you own it all.

Monday, November 12, 2007

Is There Any 100% in this world??





Is there any 100% in this world means is there any person who's living his/her life in the way he/she wants.

kayaknya hampir 100% gak ada ya..
kenapa? karena almost people found their dreams not reach their dreams..

jadi, hidup membentuk impian, atau impian membentuk hidup ya? hmmm
which one will you choose?

Yang pasti impian membuat hidup menjadi indah, dan hidup membuat mimpi menjadi kenyataan.
indahnya lagi jika impian dan hidup bisa bersanding bersama-sama.

Kira-kira seperti itu, maksud gambar dan title postingan ini..


Saturday, September 1, 2007

Forgiveness

Saya menemukan sebuah artikel menarik tentang pertemanan dari Robert B. Hays yang dapat dijadikan acuan preambule dari tulisan ini. Berikut adalah preambule nya:

DECLARE
“Individual can be useful because they are friends, but not friends because they are useful”

BEGIN
Kata yang hanya terdiri dari lima huruf, T - E - M - A - N, dapat diinterpretasikan dengan banyak hal dan tentunya bisa berbeda untuk setiap orang. Seorang teman bisa jadi seseorang yang kita temui setiap hari, atau bisa juga seseorang yang berada jauh/sangat jauh dari kita tapi tetap bertukar informasi tentang kehidupan sehari-hari.

Terdapat empat aturan pertemanan yang diidentifikasi oleh Argyle and Henderson (1984):

  1. volunteer help in time of need
  2. show emotional support
  3. strive to make him/her happy
  4. stand up for the other in their absence

Ternyata terdapat prekondisi untuk sebuah pertemanan, yaitu kesamaan pada sisi tertentu, semisal usia, sosioekonomi, dan mungkin pendidikan.

Security to relax and 'be completely yourself' (Crawford, 1977; Davis and Todd, 1982), I think this is the main of friendship.

Artikel ini juga menyebutkan beberapa keuntungan dari pertemanan:

  1. Kedekatan, kebersamaan (companionship)
  2. memiliki orang kepercayaan (having a confidant)
  3. dukungan emosional (emotional support)
  4. saling bertukar informasi (information exchange)
  5. bantuan dalam material dan kesulitan lainnya (material or task assistance)
  6. harga diri/merasa berharga dengan memiliki teman (self-esteem, and general value of having a friend)

Kuantitas/kualitas bantuan dan kedekatan diri adalah dua hal yang membedakan teman dekat dengan teman biasa.

Sementara itu, perbedaan pertemanan wanita dan pria adalah: ikatan pertemanan wanita cenderung menekanankan pada emotional sharing, kepercayaan dan saling memberi dukungan, berbeda dengan pria yang pertemanannya lebih ditekankan pada beraktifitas/melakukan sesuatu bersama-sama. Wanita juga lebih cenderung menyukai berkumpul bersama-sama hanya sekedar untuk berbicara.
END

Inti dari tulisan ini adalah ingin menyapa seluruh teman-teman ataupun saudara yang membaca tulisan ini, sekaligus memohon maaf, pastinya atas semua kesalahan yang saya lakukan sengaja maupun tak sengaja. Mengingat sebentar lagi Ramadhan menghampiri dan harus kita sambut dengan beberapa persiapan, diantaranya membersihkan diri dari segala sesuatu. Baik itu dosa, ataupun pinjaman buku dan hutang piutang. Jika ada yang merasa saya punya pinjaman yang belum saya kembalikan, tolong diingatkan.

Terima kasih kawan for helping me so much. You are gifts from God.

Terakhir, mengutip dari sebuah ayat Al Quran,

“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (43:67)
Semoga kita dapat terus menjadi teman dunia-akhirat


These are beautiful pictures made by my beautiful friends :)



Saturday, August 11, 2007

Merah - Putih

Merah putih teruslah kau berkibar
Di ujung tiang tertinggi
Di Indonesiaku ini

Ketika Indonesia menjadi tema pada suatu perbincangan, tak akan habis-habisnya kejelekan demi kejelekan diungkapkan disana. Seakan tak ada secercah harapanpun di negeriku ini. Bahkan sempat ada seorang tokoh di DPR yang berkata bahwa Indonesia harus menjual pulau-pulaunya demi membayar hutang-hutang luar negerinya yang semakin menumpuk. Kalau sudah begini, akankah merah putih terus berkibar di tanah khatulistiwa?

Jangankan dalam urusan hutang luar negeri, korupsi atau apapun itu yang berhubungan dengan bad governmental, dalam urusan setengah dien pun beberapa wanita lebih memilih pasangan ‘bule’ dengan alasan mereka lebih menghargai wanita, walaupun belum terbukti secara ilmiah. Jika seluruh wanita berfikiran sama, akankah ada keturunan asli Indonesia?

Tapi, dari seluruh kekurangan yang ada di negeriku ini, mulai dari sistem sampai ke kualitas SDMnya, saya sangat merasa beruntung berada di Indonesia dengan atmosfer islamnya, dengan kondisi sosialnya yang sangat kondusif dalam kehidupan beragama. Bayangkan jika posisi air untuk bertaharah dgantikan dengan tisu, atau jika sulit menyempatkan waktu untuk sholat. Walaupun penerapan islam di negeri ini belum mencapai esensinya, tapi hal-hal yang tampak kecil seperti itu sangat membantu kita untuk menerapkan sisi ’luar’ dari islam.

Biar bagaimanapun juga saya memang dan harus mencintai berada di negeri ini dengan segala kekurangannya.

(Help us, negeri ini sedang membutuhkan orang-orang bermoral tinggi, bukan hanya sekedar berpendidikan tinggi.)

NB: saya kehilangan data di phonebook saya, jadi jika berkenan, sangat diharapkan untuk mengirimkan no.HP/kontak kalian melalui YM/email.


Saturday, July 14, 2007

Ridho dan Ikhlas



Muhammad Ridho Fathi, lahir pada tanggal 2 Januari 2005, tepat ketika keesokan harinya aku harus mengikuti Ujian Akhir Semester. Muhammad Ikhlas Fathi, lahir pada tanggal 2 November 2006, seminggu setelah hari raya Idul Fitri. Keduanya berasal dari rahim yang sama dan berjenis kelamin sama.

Melihat tingkah laku anak kecil membuat sejarah masa lalu kita terungkap kembali. Dari cerita itulah kita dapat mereview kembali karakter dasar kita dan bakat yang mungkin masih terpendam hingga kini. Atau mungkin, kita dapat mengevaluasi perubahan apa saja yang terjadi dan beserta analisis sebab musabab perubahan tersebut. Kesemua hal tersebut dapat menambah bekal kita dalam pencarian jati diri.


Berdasarkan informasi dari pengajian yang saya ikuti, usia 25 - 40 tahun adalah masa-masa pencarian jati diri bagi Rasulullah SAW. Puncaknya adalah pada usia 37-40 tahun ketika beliau mengasingkan diri di gua Hira demi menemukan apa yang ia cari selama ini.
Dan seperti kita ketahui, pada usia 40 tahun beliau dianugerahi keRasulan oleh Allah SWT. Setelah itu, beliau terus memantapkan dan mengembangkan jati dirinya sebagai Rasul Allah. Hingga puncaknya ketika terjadi peristiwa Fathu Makkah (Kemenangan Mekah) ketika beliau berusia sekitar 60 tahun, dan kemudian menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 63 tahun. Rasulullah, jika kita melihat secara umum, menikmati masa-masa kejayaan atau kemenangan hanya selama 3 tahun. Sementara 60 tahun pada awal masa hidupnya merupakan perjuangan tiada henti.

Hidup ini memang benar-benar bukan untuk menyaman-nyamankan diri, tapi itu tidaklah semudah kata-kata.
Bagi yang belum menemukan jati dirinya, jangan kecewa dengan kata-kata “Hari gini... masih nyari??” (itu adalah kalimat pembunuh karakter). As I said before (not here), never give up on your dreams, kokoronookude :)

Sunday, July 1, 2007

Goodies of Goodness

A little sweet smile is always there along with goodness done by someone. Goodness has goodies that make people addicted, and makes other people, especially the one who received that goodness, also wants to join. All of it ends to an epidemic of goodness.
(I’m so sorry for my terrible English.)

Everyone loves having goodness, even only to watch it in our daily life. Lately, it’s hard to find goodness, people forget about goodies of goodness. It is not only about helping another to reach their dreams. Furthermore, doing goodness is about reaching our dreams. There is a natural humanity deep inside us who always longing in doing goodness.

Goodies tastes are varying. Each person has their own taste of goodness. Don’t ever let people forget about the taste. Don’t ever let me forget about the taste. For u all of my friends, remind me when I’m doing wrong, correct me if I’m wrong (CMIIW).

Last, be a good one. There is no greatness without goodness.

Saturday, June 30, 2007

KCB I vs Area-X vs Sheila vs Dunia Sophie

Novel Cinta Islami, Novel Fiksi Ilmiah Imajinatif, Novel Psikologis, atau Novel Filsafat

Tulisan ini tidak bermaksud membuat resensi buku-buku di atas, karena selain belum pandai membuat resensi, saya juga sudah lupa detail cerita dari beberapa buku yang disebutkan dalam judul di atas. Tulisan ini hanya ingin memberikan pandangan terhadap beberapa jenis novel yang pernah saya baca.


NCI alias novel cinta islami merupakan salah satu jenis novel ’biasa saja’ yang mungkin karena ciri khas ”sinetron”nya, dapat merebut hati banyak penggemar novel, khususnya di kalangan muslim. Dan itu semakin membuktikan bahwa sinetron sedang berjaya, tidak hanya di dunia layar kaca, tapi juga di dunia tulisan. Satu kelebihan dari KCB I adalah mengajarkan bagaimana seseorang harus bertanggung jawab dalam setiap sisi kehidupannya, selebihnya merupakan cerita ”biasa saja” yang mungkin menjadi impian terdalam para muslim-ers.


Lain halnya dengan NFI (novel fiksi ilmiah imajinatif) yang menurut saya, sangat mengundang sisi imajinatif para pembacanya. Karena novel ini berbicara tentang sesuatu yang di luar dari biasanya. Novel sejenis Area X dapat memberikan suasana baru, pandangan baru dalam menjalani kehidupan, bahkan kadang kala inspiratif. Tidak seperti Supernova (putri, ksatria dan bintang jatuh) yang membingungkan, dan karena itulah menjadi berkesan, Area X cocok ketika kita merasa jenuh akan kehidupan monoton dan ingin berimajinasi dengan dunia yang penuh dengan dinamika.

Novel psikologis membawa kita pada dunia lain yang sebenarnya berada di dekat kita. Ada sheila, novel tentang seseorang yang berkepribadian banyak (lupa judulnya), ataupun the doctors. Novel ini membuka mata kita terhadap dunia-dunia yang mungkin belum pernah kita masuki. Karenanya, merangsang sisi simpati dan empati kita dan membuat kita lebih menghargai hidup.

Bingung! Itulah satu kata yang sangat mewakili pandangan saya terhadap novel filsafat yang pernah saya baca, dalam hal ini dunia sophie. Menarik, karena ada unsur keanehan dalam ceritanya yang membuat kita penasaran ”apa sih ini?” dan akhirnya membuka lembaran terakhir lebih dahulu :D. Novel ini juga membangunkan pikiran kita dari kehidupan yang biasa kita jalani. Membuat kita berfikir ulang dan membangun sisi kritis manusia terhadap teori penciptaannya dan perjalanan hidupnya. Cerita mengenai kehidupan aristoteles dan kawan-kawan yang terselip dalam lembaran-lembaran bukunya juga menarik untuk diikuti, tapi untuk saya, menarik hanya pada awal-awal saja.

Satu hal yang kurang, dimana saya bisa mendapatkan novel 1 litre of tears ya? Kalau Dorama nya saja sudah sebagus itu, pasti novelnya jauh lebih menarik, apalagi ditambah dengan penggambaran keindahan geografis japanese nya. Hmmm.. I wonder how it would be..

Monday, May 28, 2007

Antara Rekayasa Genetika dan Space Adventury

Rekayasa genetika memiliki definisi pengubahan dengan sengaja dari konstitusi atau adisi material genetik baru. Istilah ini pasti tidak asing lagi terdengar di telinga kita, mendengarnya pasti kita teringat akan kombinasi penamaan asam-asam dalam pembentukan DNA di dalam tubuh kita. Luar biasa bukan? ketika manusia telah berhasil menguasai ilmu yang seakan-seakan berlaku seperti Tuhan. Bayangkan, para ilmuwan itu bisa merancang makhluk yang mereka inginkan dengan melakukan GenRek ini. Despite of all those things, GenRek memiliki banyak kegunaan, diantaranya (taken from my KT),

o Banyak orang selamat dari penyakit turunan. Dengan menggunakan teknik DNA rekombinan, para ilmuwan telah menguji DNA yang telah diisolasi dari sel embrio untuk mempelajari apakah si calon bayi akan mempunyai penyakit keturunan atau tidak. Dokter dapat merawat calon bayi dalam rahim ibu untuk mencegah suatu kelainan.

o Mikroba yang direkayasa telah digunakan untuk meningkatkan efisiensi produksi makanan. GenRek juga memiliki potensi untuk mengontrol polusi. Para peneliti berusaha, atau mungkin telah berhasil mengembangkan mikroorganisme yang secara kimia menguraikan sampah, bahan-bahan beracun, dan sampah-sampah lainnya.

o GenRek telah digunakan untuk meningkatkan nilai nutrisi dan resistensi herbisida pada tanaman jagung, dan untuk melindungi hasil panen dari serangga dan embun beku.

Betapa mengagumkannya para ilmuwan di bidang ini, walaupun saya tidak mengikuti perkembangan-perkembangannya, saya yakin dengan adanya teknologi nano, ilmu ini akan semakin berkembang.


”Ilmu astronomi sering disalah artikan sebagai ilmu astrologi, padahal kedua ilmu tersebut sangatlah berbeda”. Begitulah keluhan salah seorang sahabatku yang kebetulan adalah seorang astronomer. Ilmu astronomi juga salah satu ilmu yang menarik dan luar biasa, sehingga bisa membuat orang-orang yang mempelajarinya menjadi ateis. Kami pernah berdiskusi mengenai jarak antar bintang ataupun benda-benda langit lainnya. Dosennya pernah berkata bahwa ketika kita melihat sebuah benda langit, maka keadaan benda langit itu merupakan keadaan ribuan maupun jutaan tahun yang lalu. Mengapa? Karena jarak yang ada antara benda langit tersebut dengan bumi, bisa mencapai jutaan atau bahkan ratusan juta kali kecepatan cahaya. Dapat dibayangkan, waktu yang ditempuh oleh cahaya untuk memberikan kita penglihatan akan benda tersebut merupakan selisih waktu antara keadaan current dengan keadaan sebelumnya. Terpikir, mungkinkah koneksi antara bumi dan benda-benda langit lainnya merupakan koneksi waktu? Sehingga salah satu benda langit yang kita lihat merupakan gambaran bumi ber-ratus-ratus juta sebelumnya?Lalu, apa sebenarnya definisi waktu itu? Ilmu astronomi memberikan kita pelajaran akan adanya relatifitas waktu, relatifitas berat badan, bahkan relatifitas bentuk/keadaan. Jadi, adakah sesuatu yang hitam putih di dunia ini? Adakah sesuatu yang saklek dalam dunia ini? Jika tidak ada, bagaimanakah kita mempelajari relatifitas agar mencapai keseimbangan, agar relatifitas yang kita ambil tidak menjadi pintu kehancuran bagi diri kita sendiri. Perlu kebijaksanaan, perlu ilmu, dan perlu waktu untuk dapat mengerti relatifitas hidup di dunia ini. Bahkan mungkin untuk beberapa orang yang tidak beruntung, akan terus membawa kebingungan tentang relatifitas hingga akhir hayatnya. Atau mungkin sebegitu ribetnya memikirkan tentang relatifitas hingga tak peduli dan apatis untuk mencapai keseimbangan, memilih dan alhasil menuju sebuah kehancuran. Wallahu’alam bishawab.

Wednesday, May 23, 2007

Akidah dan Akhlak Seorang Muslimah

Sunday, September 26, 2004, 11:44:40 PM

Seorang wanita disebut muslimah jika wanita tersebut menganut agama islam. Secara otomatis, wanita tersebut haruslah memiliki akidah islam, yang merupakan dasar dari pelaksanaan ajaran islam secara sempurna. Akidah islam tersebut diantaranya :
Iman kepada Allah SWT
Allah adalah pencipta segala yang ada disekeliling kita, baik yang diketahui maupun tidak.
Setiap detik kehidupan kita diketahui dan direkam oleh Sang Pencipta. Sudah selayaknyalah kita merasa diawasi setiap saat setiap waktu. Dengan adanya kesadaran bahwa kita senantiasa diawasi oleh Allah, maka setiap perbuatan yang kita lakukan akan terjaga dari perbuatan-perbuatan yang tidak sesuai dengan ajaran agama islam. Penghambaan total kepadaNya sudah sewajarnya dilakukan. Semuanya berawal dari keyakinan dan keimanan kita akan adanya Allah, Dzat yang menciptakan seluruh isi dunia ini. Dzat tempat kita bergantung dari segala sesuatu.

Iman kepada Malaikat
Salah satu ciptaan Allah yang lain adalah malaikat. Malaikat adalah makhluk halus yang senantiasa mendampingi kita. Dengan adanya iman kepada Allah, maka berarti kita juga beriman akan semua ciptaanNya, termasuk malaikat.

Iman kepada kitab-kitab
Kalam Allah tertulis dalam kitab-kitabNya yang diturunkan kepada rasulNya. Dalam kitab-kitab tersebut termaktub ajaran-ajaran islam. Kitab yang terakhir yang wajib kita laksanakan perintah-perintah didalamnya adalah AlQuran. Meski demikian, kita tetap wajib meyakini adanya kitab-kitab sebelumnya yang sudah tidak dapat dijumpai lagi.

Iman kepada Rasul-rasul
Rasul adalah manusia biasa yang diutus Allah untuk menyampaikan ajaranNya kepada manusia. Rasul yang terakhir diutus Allah adalah Muhammad SAW. Tiada akan ada lagi rasul setelah nabi Muhammad SAW. Beriman kepada rasul, berarti meyakini adanya utusan Allah sebelum nabi Muhammad, dan meyakini bahwa Nabi Muhammad adalah rasul terakhir, penutup nabi-nabi sebelumnya.
Iman kepada Hari Akhirat
Meyakini bahwa akan dunia ini hanya sementara, dan akhirat merupakan tempat terakhir untuk hidup kekal selamanya.

Iman kepada Qadha dan Qadar
Meyakini akan adanya ketentuan dari Allah.

Ajaran islam membawa harkat dan matabat wanita ke tempat yang paling tinggi, setelah sebelumnya diinjak-injak dan dianggap sebagai makhluk yang tidak diharapkan. Salah satu cara islam mengangkat harkat seorang muslimah adalah dengan perbaikan akhlak. Islam banyak sekali mengajarkan akhlak seorang muslimah, segala sendi kehidupan diatur didalamnya, dari sana kita dapat melihat betapa sempurnanya ajaran islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Mulai dari akhlak terhadap Allah, rasul, AlQuran, orangtua, suami, tetangga, teman, dan lain-lain.

Pada kali ini mungkin saya hanya akan meninjau bagaimana seharusnya akhlak seorang muslimah dari sisi penafsiran surat An-Nur, yang merupakan surat yang khusus ditujukan kepada para muslimah. Pada awal surat ini, disinggung masalah mengenai perzinaan. Hal yang satu ini mungkin menjadi masalah yang sangat sulit diatasi, bahkan dalam kalangan kader dakwah sekalipun. Wanita sebelum dan sepeninggalan masa kejayaan islam selalu diidentikan oleh nafsu syahwat. Hal inilah yang menyebabkan kemunduran peradaban sebuah komunitas masyarakat. Islam sebagai ajaran yang sempurna telah memberitahukan akan bahaya dari zina, dan memberikan aturan-aturan sedemikian rupa untuk mencegah terjadinya hal tersebut. Salah satunya adalah dengan menutup aurat. Seorang muslimah diharuskan menutup auratnya, sebagaimana disebutkan dalam surat An-Nur ayat 31. Ayat ini berbunyi : “ Katakanlah kepada wanita yang beriman, “ Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasan mereka kecuali yang (biasa) tampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka,……”

‘Hendaklah mereka menahan pandangan mereka’ adalah salah satu akhlak yang diajarkan islam kepada para muslimah. Seperti dikatakan dalam sebuah ayat dalam AlQuran, ‘janganlah engkau dekati zina’ . Dapat dikatakan bahwa dengan menahan pandangan akan menjauhkan kita dari perbuatan zina yang dapat menjerumuskan wanita ke lembah maksiat yang lebih dalam. Dari sini dapat kita lihat betapa indahnya islam mengatur kehidupan kita. Dalam hubungan pergaulan antara ikhwan dan akhwat, terdapat aturan-aturan sedemikian rupa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Diantaranya adalah ikhtilat (bercampurnya seorang/beberapa lelaki dan seorang/beberapa perempuan) merupakan salah satu yang diharamkan dalam etika pergaulan ikhwan dan akhwat. Seperti dikatakan dalam sebuah hadits “Tiada bersepi-sepian (berada di tempat sunyi seorang lelaki dan seorang perempuan, melainkan syetan merupakan orang ketiga diantara mereka.” (Diriwayatan Ahmad , Tirmidzi, dan lain-lain).

Berbicara dengan lelaki juga diatur dalam ajaran islam. “Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara, sehingga timbul keinginan orang yang ada penyakit dalam hatinya, dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (Al-Ahzab : 32). Dari aturan-aturan yang saya baca, saya dapat menyimpulkan bahwa tidak mungkin seorang muslimah dapat besahabat dengan seorang ikhwan, dikarenakan sudah fitrahnya akan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bila persahabatan tersebut terjalin.

Jika kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, begitu banyak ajaran islam mengenai pergaulan ikhwan-akhwat yang dilanggar. Perzinaan sudah merebak dimana-mana, secara langsung maupun tidak langsung hal tersebut mengakibatkan kehancuran pada sebuah komunitas masyarakat, padahal ini hanyalah salah satu akhlak yang seharusnya dimiliki oleh setiap muslimah. Sungguh benar perkataan seorang bijak, bahwa baik tidaknya sebuah negara ditentukan oleh wanita yang berada didalamnya. Sungguh islam memang memberikan aturan untuk kemuliaan dan kebaikan umat manusia.