Saturday, July 14, 2007

Ridho dan Ikhlas



Muhammad Ridho Fathi, lahir pada tanggal 2 Januari 2005, tepat ketika keesokan harinya aku harus mengikuti Ujian Akhir Semester. Muhammad Ikhlas Fathi, lahir pada tanggal 2 November 2006, seminggu setelah hari raya Idul Fitri. Keduanya berasal dari rahim yang sama dan berjenis kelamin sama.

Melihat tingkah laku anak kecil membuat sejarah masa lalu kita terungkap kembali. Dari cerita itulah kita dapat mereview kembali karakter dasar kita dan bakat yang mungkin masih terpendam hingga kini. Atau mungkin, kita dapat mengevaluasi perubahan apa saja yang terjadi dan beserta analisis sebab musabab perubahan tersebut. Kesemua hal tersebut dapat menambah bekal kita dalam pencarian jati diri.


Berdasarkan informasi dari pengajian yang saya ikuti, usia 25 - 40 tahun adalah masa-masa pencarian jati diri bagi Rasulullah SAW. Puncaknya adalah pada usia 37-40 tahun ketika beliau mengasingkan diri di gua Hira demi menemukan apa yang ia cari selama ini.
Dan seperti kita ketahui, pada usia 40 tahun beliau dianugerahi keRasulan oleh Allah SWT. Setelah itu, beliau terus memantapkan dan mengembangkan jati dirinya sebagai Rasul Allah. Hingga puncaknya ketika terjadi peristiwa Fathu Makkah (Kemenangan Mekah) ketika beliau berusia sekitar 60 tahun, dan kemudian menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 63 tahun. Rasulullah, jika kita melihat secara umum, menikmati masa-masa kejayaan atau kemenangan hanya selama 3 tahun. Sementara 60 tahun pada awal masa hidupnya merupakan perjuangan tiada henti.

Hidup ini memang benar-benar bukan untuk menyaman-nyamankan diri, tapi itu tidaklah semudah kata-kata.
Bagi yang belum menemukan jati dirinya, jangan kecewa dengan kata-kata “Hari gini... masih nyari??” (itu adalah kalimat pembunuh karakter). As I said before (not here), never give up on your dreams, kokoronookude :)

11 comments:

Eko Budi Prasetyo said...

Aku setuju dengan pesan pada paragraf terakhir. Kita seharusnya belajar untuk tidak mudah terpengaruh oleh kata-kata dari orang-orang disekitar kita yang memberikan efek negatif. Tidak ada kata terlambat untuk menemukan jati diri yang sebenarnya :D

Anonymous said...

pertama aku kira ulya dah punya anak, ternyata .....

Ulya Raniarti said...

To Eko :
Akhirnya, komen lagi, he3x...

To Fibie :
Belum fib, belum.. mereka itu keponakanku. Kan di Forsil81 belum ada pengumuman :p

Eko Budi Prasetyo said...

Ya ya... liat dulu lah postingannya spt apa. Klo terlalu berat ya.. susah deh bwt ngasih komennya :P

Anonymous said...

eh Ya, bahkan Rasul pun baru menemukannya di usia 4O tahun, berarti pertanyaan pembunuh karakter itu ga tepat dong buat kita2? Alias kita memang masih nyari, atau bukan?

hdytsgt said...

Weleh ternyata udah gede juga si Ridho perasaan lebaran kemaren masih cilik banget mba =D

Btw mba kapan nyusul mba Risa, wekeke =P

Ulya Raniarti said...

To Eko:
Yo wes, silahkan saja..

To Agungpras:
kalo masalah tepat atau nggaknya aku belum berani bilang iya, yang pasti bagi yang belum menemukan atau belum 'sreg' dengan who am I nya sekarang, ya ga pa pa, keep on looking aja. Kl udah merasa mantap dengan who am I nya sekarang itu baik.. silahkan dikembangkan dan dimantapkan.

To hdytsgt:
Ridho dah tua sekarang :D
doakan aja bisa cepat menyusul :)
gita juga ya.. Amin

Anonymous said...

Ulya sendiri gimana, sudah menemukan jati diri yang dicari?

Lama tak jumpa, pakabar Ul? :)

Ulya Raniarti said...

Pertanyaan yang sulit ncit, dirimu kan tau kl cita-cita kita hampir mirip (msh inget ga, aku prnh crita pas TPB?) dan aku sebenernya masih keukeuh ama cita2ku, tp jalannya belum kebuka, sementara dirimu tampaknya sedang menuju kesana ya, Doakan ya..

Jadi kangen ama citra, he3x.. Agustus ya? bareng dong ama Arya...

Galuh S Indraprahasta said...

hidup tu kan emang perubahan. perubahan menuju yang lebih baik bagi yang milih itu (dan semoga kita pilih yang itu). kalo cita-cita, well, asal dijalanin, entah dapat atau tidak, biar Allah yang bales

shild@ said...

cari-carilah...hahaha, lagu apaan tuh ya...hidup memang sebuah pencarian, keep on goin, until death pick us up...